quotes

WELCOME TO MADELINE JESSICA BLOG
Learn from yesterday, Live for today, Hope for tomorrow :)

Jumat, 19 Desember 2014

SOSOK HENDRA WIJAYA

Menjaring Pelari Ultra Indonesia
Sabtu, 20 Desember 2014
Hendra Wijaya

Pria kelahiran Lampung, 26 November 2014 ini berperan besar dalam menghidupkan lari lintas alam lintas gunung yang ekstrem itu. Indonesia kini menjadi ladang pemburuan pelari-pelari lintas alam (trail) dunia. Mereka berdatangan untuk menjajaki alam Indonesia yang indah dan menantang. Para pelari trail dan untra-trail itu berkompetisi untuk mendapatkan poin yang akan menjadi tiket mereka bergengsi Ultra-Trail du Mont-Blanc Swiss. Hendra sangat menkjubkan karena kiprahnya telah menamatkan ultra-trail terkenal di dunia, hendra layaknya "hyperman" pertama Indonesia yang menyelesaikan kerasnya lomba dengan kategori terkeras, terdingin, dan angin terekstrem di planet bumi. Untuk menjaga stamina dan kebugaran fisik, dia biasa berlatih mengelilingi kebun raya bogor seluas 87 hektar itu diselingi dengan bersepeda. Kiprahnya di duniultra-trail membuahkan hasil pemerintah daerah mulai menjadikan lomba trail sebagai agenda tahunan mereka dan pelari trail Indonesia mulai bermunculan menampakan prestasi.
"Saya tidak bisa menyumbang uang bermiliar-miliar rupiah untuk Indonesia. Saya hanya ingin Indonesia menjadi bangsa yang kuat, sabar, dan smart"-Hendra
(Madeline Jessica 1801442350) 

SOSOK KHOIRUL ANWAR

Teknologi Pulang Kandang
Jumat, 12 Desember 2014
Khoirul Anwar

Indonesia kini resmi mengadopsi teknologi seluler 4G Long Term Evolution walaupun masih digunakan secara terbatas. Hal ini membuat pria kelahiran Jawa Timur, 22 Agustus 1978 ini bangga karna teori yang dia kembangkan untuk memancarluaskan secara nirkabel digunakan sebagai dasar dalam teknologi LTE. Sebaiknya LTE segera diadopsi karena selain lebih kencang, teknologi ini juga ramah lingkungan karena lebih efisien dan kemungkingan untuk irit daya.
Saat ini Khoirul lebih memilih mengajar di Jepang kaena adanya kepastian karier dan kesejahteraan. Dia juga merasa bisa berkontribusi banyak untuk Indonesia dengan mengajak mahasiswa mendapatkan beasiswa pascasarjana dan mengikuti perkembangan teknologi terkini.
"Terus berkarya demi teknologi yang bisa dipakai banyak orang. ingin menciptakan sesuatu yang bermanfaat dan tidak mengeksploitasinya untuk keuntungan pribadi."- Khoirul
 (Madeline Jessica 1801442350)

SOSOK CHRIS LIE

Menghidupkan Komik Indonesia
Sabtu, 13 Desember 2014
Chris Lie

Komikus andal Indonesia yang telah mendunia, pria kelahiran Solo, 5 September 1974 ini sejak kecil memang sudah suka menggambar. Keinginsn untuk berekolah desain tidak sejalan dengan orangtua yang menginginkan jurusan teknik arsitektur tapi karena dia merasa itu bukan bidangnya, kemudian Chris bersama rekannya mendirikan sebuah studio komik tapi karena dirasa tidak dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari studio yang telah menghasilkan 40 komik itu akhirnya dibubarkan, kedua rekannya kembali bekerja di website tetapi dia tidak ingin menjadi arsitek lagi. Chris memutuskan menggambar freelance dan ingin mengembangkan ke tingkat internasional, impiannya itu diraih saat menang dalam kompetisi Jakarta International Art Festival 2011 dan memenangkan hadiah ke singapura, saat itu dia berusaha mencari pekerjaan disana tapi usahanya gagal. Kemudian pihak pameran menawarkan beasiswa sekolah design di Amerika. Setelah itu dia mencoba kembali membuat karya komik GI Joe, dia juga mendesain mainan spiderman, iron man 3, dan toys line. Karya komik nasional hilang di pasaran terganti dengan komik impor, akhirnya Chris bersama temannya memutuskan untuk membuat majalah re:ON Comics untuk para komikus Indonesia.
"Semua komikus bisa berkembang bersama dan pentingnya intellectual property dalam industri kreatif"- Chris
(Madeline Jessica 1801442350) 
 

SOSOK ENUNG NURUL HUDA

Menggenggam Sejarah yang Rentan Punah
Rabu, 17 Desember 2014
Enung Nurul Huda

Pebatik motif sukapura tertua yang masih aktif berkarya, pria kelahiran Tasikmalaya, 21 Juni 1947 masih bertahan menggenggam sejarah motif batik khas Tasikmalaya yang rentan punah.
Tantangannya adalah harga batik di pasaran yang relatif tinggi tapi sebenarna ini sebanding dengan proses pengerjaan dan kerumitan dalam membuat motif batik tersebut karena batik sukapura ada banyak pesan dan warisan untuk masa depan. Meskipun sulit untuk laku tapi enung percaya kalau suatu saat batik ini akan kembali ke zaman keemasan seperti sebelum tahun 1998.
Dibalik itu semua ada beberapa motif batik yang memiliki kepercayaan tertentu;

  • motif bambu dipercaya dapat memperlancar persalinan.
  • motif belah ketupat dipercaya enteng jodoh dan rezeki.
Usaha nya perlahan gulung tikar karena terjadinya krisis moneter saat itu penjualan tidak sepadan dengan modal. Hanya orang tertentu saja yang dapat membatik motif sukapura ini dan beberapa diantaranya hanya menjadikan membatik sebagai pekerjaan sampingan.
Untuk menjaga batik ini tetap ada dibutuhkan kreativitas salah satunya dengan mengebangkan teknik penawaran dengan menawarkan alternatif warna baru yang dulu hanya merah bata dari kulit mahoni kini menjadi lebih bervariasi, diantaranya hijau daun dari daun avokad dan keunguan dari kulit manggis. Keunggulan lain dari bahan alam yakni setelah dicuci tidak kusam tapi semakin kinclong. Selain itu melakukan pemasaran ke lingkungan sekolah-sekolah.
"Batik Sukapura ini dibuat untuk menjadi inspirasi serta semangat untuk tetap bertahan"- Enung
(Madeline Jessica 1801442350) 

SOSOK SAMUDI

Perangkai Sejarah 1.000 Tahun
Kamis, 18 Desember 2014
Samudi

Seorang mantan montir yang kini menjadi "ahli" dalam mengkonstruksi pecahan keramik dan tembikar kuno hingga menjadi utuh kembali. Samudi memperoleh keahliannya secara otodidak, awalnya dia mengumpulkan pecahan kereweng (pecahan gerabah) yang ditemukan para penggali pasir sampai semua temuan disimpan dirumahnya. Kemudian setelah mencermati tekniknya dia mulai merangkai tumpukan reweng seperti bermain puzzle, tetapi lebih rumit karena gabungan dari ratusan keramik dan tembikar pecah yang berusia 1000 tahun. Pekerjaannya dilakukan sampai larut malam, tapi kerja kerasnya membuahkan hasil satu per satu pecahan tersebut membentuk rupa-rupa bejana muai dari; kendi, piring, mangkuk, hingga gentong besar.
Usaha kerasnya itu mendatangkan pembeli koleksi barang antik dari beberpa wilayah di Indonesia tapi walaupun banyak yang ingin membeli, Samadi tidak ingin menjualnya karena barang itu milik negara dan dia lebih berniat untuk menaruh hasil karya nya itu di museum.
"Pekerjaan apapun jika dilakukan dengan semangat dan cinta pasti akan menghasilkan karya terbaik"- Samudi
(Madeline Jessica 1801442350) 

Jumat, 05 Desember 2014

SOSOK IBNU PRATOMO

"Tak Sekedar Menempa Besi"
Jumat, 5 Desember 2014
Ibnu Pratomo

Menjadi pandai besi bukan sebatas profesi, melainkan juga panggilan pengemban misi suci. Ibnu Pratomo pria kelahiran Jakarta, 18 Desember 1976 merupakan sosok menempa logam, dia menganggap proses menempa lgam tak ubahnya seniman yang sedang berkarya.
Ibnu mulai tertarik pada kegiatan menempa logam saat kuliah S-1 di Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB kemudian minat itu semakin terasah saat ia memutuskan mengambil jenjang S2.
Tak tanggung-tanggung ibnu juga menimba ilmu kepada Empu Basuki, pengajar sekaligus pembuat keris. Kemudian Ibnu bersama rekannya memutuskan untuk membentuk suatu kelompok seni rupa,
kelompok itu menarik minat beberapa mahasiswa lain dan membentuk wadah menempa besi, sebuah unit kegiatan mahasiswa yang nyaris tidak dimiliki kampus lain.
Ibnu kemudian mengembangkan kegiatannya dan membentuk Pijar Komunitas Menempa Bandung. Kelompok itu sering berdiskusi mengenai aspek sejarah pusaka dari logam dan juga menguliti filosofi pusaka.
Pusaka identik menjadi benda tajam dan senjat yang mematikan namun disitulah tantangannya, pandai besi yang baik menempa diri sendiri sehingga senjata yang dihasilkannya tidak dipakai untuk kejahatan.
Penyebaran nilai pusaka itu dilakukan dengan gencar untuk generasi muda, mereka tidak hanya berada disekitar Bandung tapi akan meluaskan komunitasnya itu.
"Harapannya nilai luhur budaya bangsa bisa diteruskan kepada generasi berikutnya"- Ibnu
(Madeline Jessica 1801442350) 

Minggu, 30 November 2014

SOSOK I GUSTI NGURAH ALIT

"Penyebar Semangat Pertanian dari Rendang"
Senin, 1 Desember 2014
I Gusti Ngurah Alit

Petani kelahiran Besakih, 31 Desember 1961 ini tak kenal menyerah. Ia ingin membangkitkan semangat kehidupan pertanian.
Semuanya berawal saat ingin hidup lebih baik dan berguna, waktu itu warga desa nya tak satu pun yang membudidayakan cabai mereka hanya terbiasa menanam jeruk, ketela, dan jagung.
Gusti belajar bertani cabai secara otodidak, sebelum berhasil dia ditipu tapi tetap tak patah arang.
Bahkan semangatnya berhasil menghidupkan kelompok tani dan cabai merah besar jadi favorit di pasar tradisional.
Keuletannya membuktikan lahan yang diolah secara serius memberikan hasil yang memuaskan, warga semakin bersemangat mengolah lahan dan dulu desa yang ramai dengan penganggur menjadi penuh dengan berbagai aktivitas pertanian.
Kualitas sayuran produk Gusti mendapat sertifikasi, panen kualitas super serta kualitas biasa pun menghasilkan harga yang baik.
"Biarlah waktu berjalan. Saya tetap ingin hidup sebagai petani. Petani Bali itu masih ada dan berjaya bersama pariwisata. Petani Bali ada dan berusaha tetap ada"- Gusti
(Madeline Jessica 1801442350) 

Kamis, 27 November 2014

SOSOK BAIQ ZUHRIYATI

"Zuhriyati, "Ibu Asuh" Anak TKI"
Senin, 24 November 2014
Baiq Zuhriyati

Aktivis LSD (Lembaga Sosial Desa) kelahiran Lombok Timur, 19 Desember 1967 hidup di kampung yang sebagian warganya bekerja sebagai buruh migran,
keprihatinannya berula saat banyak balita yang ditinggal ibunya mencari nafkah di negeri orang.
Selain mengontrol kesehatan anak, dia juga mencarikan orangtua asuh untuk anak balita tersebut. Sesekali dia menengok anak asuhnya,
dan menyisihkan honor dari kegiatan pelayanannya untuk memenuhi kebutuhan balita seperti; popok, susu,dll.
Zuhriyati juga bertugas sebagai kader di posyandu, dia memberikan imunisasi serta pemeriksaan gizi untuk kesehatan.
Penyuluhan pun dilakukan untuk senantiasa hidup bersih, selain itu dilakukan upaya untuk menekan jumlah kelahiran.
Ibu yang sudah berusi 40 tahun keatas harus memakai alat kontrasepsi permanen/ steril.
Upaya-upaya yang dilakukannya menunjukan perkembangan yang luar biasa dan terbentuklah pola pikir positif.
"Pengabdian sosial bisa menjadi lahan kerja yang mengasyikan, apalagi pekerjaan yang berhubungn dengan 'anak-anak' membuat saya menjadi orang yang paling bahagia"-Zuhriyati
(Madeline Jessica 1801442350)

Minggu, 16 November 2014

SOSOK FARID STEVY ASTA

"Menemukan Identitas dengan Berbagi"
Sabtu, 15 November 2014
Farid Stevy Asta

Sosoknya yang lincah menghidupi tiga dunia: seni rupa, desain grafis, dan musik. Semangat berbagi menjadi pijakan dasar ketiganya.
Pria kelahiran Gunung Kidul, 20 Oktober 1982 ini sebagai gambaran generasi baru Indonesia, kreati dan karena itu tidak lelah menghasilkan karya.
Karyanya dinikmati diseluruh penjuru negeri mulai dari desain logo keripik Maicih sampai PT. KAI. Karyanya juga diperlihatkan dalam pameran;
Pameran ke 1 & 2 (menggambar figur manusia dan binatang; warna coklat, hitam, merah)
Pameran ke 3 ("GDRS GTH" menampilkan kata-kata dalam lukisan)
Pameran ke 4 ("Bahagia itu Sederhana"; angka 65 sebagai identitas baru; warna hitam, merah, putih)
Identitas baru diperoleh saat dia menemukan fakta bahwa kakek nya menjadi korban 30 September 1965 temuan identitas ini menghasilkan angka "65".
Prinsip semangat berbagi di realisasikan beragam,
salah satunya bekerjasama dengan NOKN memproduksi tas modular, sentuhan desainnya diwadahi dalam tote bag dengan sembilan emblem bordiran dan tetap kosisten pada identitasnya yakni angka 65 dan warna hitam, merah, putih.
Keuntungan penjualan diberikan kepada pihak yang membutuhkan, dengan memberikan 100 tas untuk pelajar SD dan keluarga kurang mampu di DIY.
Farid juga menjadi desainer grafis dengan mendirikan perusahaan LIBSTUD yang fokus pada desain logo, dia juga aktif sebagai vokalis band rock FSTVLST dengan lagu berisi kritik sosial.
Meluaskan cakupannya Farid menjadi manajer WikiNothing yang berambisi memetakan Indonesia Youth Culture.
"Migunani tumraping liyan, berguna bagi orang lain"- Farid

(Madeline Jessica 1801442350)

Selasa, 11 November 2014

SOSOK MIA JOHANNES

"Berkarya dari Balik Layar"
Senin, 10 November 2014
Mia Johannes

Perempuan kelahiran Jakarta, 22 November 1976 yang akrab dipanggil mhyajo ini merupakan pembawa seni tradisional Indonesia sampai mendunia.
Bahkan kreativitasnya mendapatkan penghargaan dari Ibu Negara, salah satu karya nya berjudul "Heart Matters" ditampilkan dlam acara Internationale Tourisimus Borse di Jerman yang merupakan pameran pariwisaat terbesar di dunia.
Karya nya menggambarkan kekayaan alam dan keberagaman budaya Indonesia, pertunjukan itu menampilkan
kolaborasi lagu dan tari diiringi musik orkestra dan tradisional.
Selain di Jerman, Mhyajo juga pernah pentas di Swiss dan London, Inggris. Saat di Swiss Mhyajo masuk dalam pertunjukan World Economic Forum menggabungkan alat musik tradisional sasando dengan harpa.
Bersama Mhyajo, ratusan seniman lokal bisa tampil di panggung-panggung dunia dengan seniman mancanegara.
Bakat seninya berasal dari ayahnya, almarhum JM Johannes serta inspirasi bermusik didapat dari kakak nya, almarhum Ricky Jo.
Perjuangannya dimulai setelah tamat kuliah, bersama suaminya mendirikan label kreatif bernama 7evenotes, dia bekerja di balik layar;
bertanggung jawab untuk menyusun konsep acara hingga jalannya pertunjukan, persiapan dalam memilih lagu, musik, musisi dan penyanyi; memilih penari dan koreografer; menentukan tata lampu dn pencahayaan sampai menentukan rancangan kostum hingga properti pertunjukan.
Proyek pertama 7evenotes adalah "Halo Aku Cinta Indonesia" (Halo ACI) merekam kegiatan seniman dan musisi dari seluruh provinsi yang bertujuan untuk menginspirasi kaum muda.
"Apapun yang terjadi, I have to keep the faith and keep moving forward"- Mhyajo

Madeline Jessica (1801442350)

Jumat, 07 November 2014

SOSOK ENDANG SETYOWATI

"Kepala Sekolah yang Gemar "Nongkrong""
Jumat, 07 November 2014
Endang Setyowati

Summary:
Endang wanita kelahiran Bojonegoro, Jawa Timur, 19 September 1957 ini merupakan sosok kepala sekolah yang patut diacungi jempol,
konsistensinya sebagai kepala sekolah tidak hanya duduk di kantor tapi langsung turun kelapangan. Dia tak segan untuk nongkrong bersama dengan murid sambil berdiskusi,
mulai dari guru-guru sampai pegawai kebersihan semua dipantau langsung. Alhasil guru menjadi lebih kreatif dan komunikatif, murid juga semakin terbuka dan aktif.
Tapi biasanya murid yang pintar menjadi manja karna sarana dan prasarana yang lengkap, oleh karena itu pendidik harus terus merangsang rasa ingin tahu dan "memaksa" mereka mengoptimalkan potensi.
Guru berperan sebagai bidan yang membantu
 kelahiran ide-ide dan gagasan kreatif.
Dulu cita-cita endang menjadi seorang dokter tapi karena kondisi ekonomi maka dia menjadi seorang guru tapi dia mulai menerima dan memperjuangkan jalan hidupnya.
Menjadi seorang pengajar merupakan pekerjaan yang mulia, dia mencoba tantangan untuk memberikan pendampingan dalam brilliant class, program tersebut berhasil menghantarkan anak-anak berkompetisi sampai tingkat nasional.
Tak heran dirinya sekarang menjadi kepala sekolah berprestasi nasional dan terbaik.

Menurut Endang, menjadi kepala sekolah berarti harus menjadi kaki disekolah. harus berjalan, turun, dan membaur bersama.
 Madeline Jessica (1801442350)

Jumat, 31 Oktober 2014

SOSOK DARMAWAN DENASSA

"Menyelamatkan "Warisan" Anak-Cucu Sulawesi"
Kamis, 30 Oktober 2014
Darmawan Denassa



Summary:
Tanaman adalah kehidupan. Bukan sekedar sumber ekonomi dan penjaga ekosistem,
tanaman juga menjalin ikatan sosiologis dan kultural dengan manusia yang dihidupinya.
Denassa pria kelahiran 28 Juli 1976 ini melakuan pembibitan berbagai jenis tanaman endemis dan non-endemis Sulawesi,
dia berburu bibit dan benih hingga ke pelosok Sulawesi serta mengumpulkan cerita rakyat di balik tanaman tersebut.
Hingga kini terdapat sekitar 450 tanaman yang dilestarikan, Denassa mengatakan bahwa banyak tanaman yang terancam punah.
Penyebabnya, tekanan ahli fungsi hutan, konsumsi secara masif, pertambangan, hingga alasan sepele karna tanaman itu tidak disukai.
Seperti tanaman kawuasa yang dibenci karena buahnya berbulu dan gatal, padahal dulu buah ini berjasa dalam melawan penjajah dan dijadikan sebagai ranjau.
Meskipun penggunaan buah ini sudah tidak relevan lagi, bukan berarti tanaman tersebut harus dimusnahkan mungkin saja tanaman itu ada manfaat untuk kehidupan manusia.
Selain itu tanaman merupakan kultur dan identitas seperti kayu kepundung (punaga) kayu itu merupakan bahan baku pembuatan perahu kecil.
Minyaknya dapat dipakai untuk penerangan, tapi persediaan terus menipis karena tidak diibangi kesadaran untuk menanam kembali.
Hal itu juga terjadi pada pohon tangka yang kayunya dianggap sebagai kayu kehormatan, sebagai bahan baku pembangunan masjid pertama, Al-Hilal.
Masjid yang hingga kini kokoh berdiri, namun sekarang pohon katangka sangat langka.
Tahun 2007 dia mendirikan Rumah Hijau Denassa (RHD) kawasan konservasi dengan luas lahan 1 hektar, sekaligus tempat tinggalnya.
RHD pun menjadi rumah hijau yang rindang, sejuk, dan terbuka bagi siapa pun tanpa dipungut biaya, Denassa juga membagikan bibit tanaman secara gratis.
Tahun 2011 dia mengadakan "kelas komunitas" yang diselenggarakan gratis untuk anak-anak tingkat dasar hingga atas,
setiap bulan juga diselenggarakan diskusi tematik bagi warga banyak juga mahasiswa, peneliti, dan lembaga yang turut berpartisipasi.
Denassa sama sekali tidak mengharapkan imbalan materi, bahkan tiap bulan dia harus mengeluarkan uang untuk biaya operasional RHD.
Denassa percaya, melakukan kebaikan itu lebih berharga daripada harta benda apapun.
Madeline Jessica (1801442350)

Selasa, 28 Oktober 2014

SOSOK LUH KETUT SURYANI

"Berjuang Menyingkap Kegelapan"
Kamis, 23 Oktober 2014
Luh Ketut Suryani

"Terpasung di Pulau Surga" berawal dari survei tentang bunuh diri di Bali. Kasus bunuh diri disebabkan gangguan jiwa berat, beban ekonomi menjadi penyebab utama.
Suryani wanita kelahiran Singaraja, Bali, 22Agustus 1944 ini menolak konstruksi kesehatan jiwa dalam teori-teori sempit dalam kerangka klinis.
Rumah sakit jiwa tidak menyelesaikan persoalan besar dibalik fenomena gangguan jiwa. Hospital based harusnya sudah digantikan Community Based Treatment yang lebih efektif.
Jadi, mereka mendidik masyarakat, pasien dan keluarga untuk mengenali tanda dini untuk kumat, selain itu on call obat tetap
di konsumsi tapi seminimal mungkin karna ada efek samping, kecuali dalam keadaan darurat.
Suryani harus melewati perjuangn keras karena pemerintah mendiskriminasi gangguan jiwa, dan program biasanya terpusat pada penyakit fisik.
Dana yang dikeluarkan pemerintah tidaklah cukup, dari situ dia bertekad tetap melanjutkan pengobatan gratis dengan subsidi silang ditambah sumbangan dari dalam dan luar negeri.
Kemudian jumlah preentase pasien sembuh terus meningkat. Suryani memang dikenal sebagai sosok kontroversial.
Dia berani melawan apapun karena punya pijkan kuat yang didasari penelitian panjang. Dia mengambil spesialisasi kedokteran jiwa agar bisa mempelajari diri sendiri serta ingin mendalami teori memory reframing. 
Dia memilih teori memory karna memberi harpan, gangguan kejiwaan bisa dicegah sejak saat janin dalam kandungan jika rahimnya sehat, oleh sebab iu, anak harus tumbuh dalam kasih sayang, rasa aman, dan dihargai.

Jadi kurikulum pendidikan harus diubah agar anak dapat berfikir merdeka, Suryani juga menolak anggapan bahwa gangguan jiwa sebagai kutukan.

Madeline Jessica (1801442350) 

Sabtu, 25 Oktober 2014

DEFINITION OF CRITICAL THINKING, LOGIC, AND FALLACIES

Critical Thinking

n  Berfikir kritis adalah cara berfikir yang reflektif, beralasan yang difokuskan pada keputusan apa yang dilakukan atau diyakini (Jennicek,2006)
n  Berpikir kritis adalah proses untuk mengaplikasikan, menghubungkan, menciptakan, atau mengevaluasi informasi yang dikumpulkan secara aktif dan trampil (Abraham,2004)
n  Berpikir kritis merupakan proses yang penuh makna untuk mengarahkan dirinya sendiri dalam membuat suatu keputusan. Proses tersebut memberikan berbagai alasan sebagai pertimbangan dalam menentukan bukti, konteks, konseptualisasi, metode dan kriteria yang sesuai (American Philosophical Association, 1990)

Logic

n  Logika juga merupakan suatu aktivitas pikiran yang pada awalnya dapat dimulai melalui pengalaman indera atau observasi empiris sehingga terjadi pembentukan pengertian
n  tepat tidaknya pengertian itu tergantung dari tepat tidaknya cara melakukan observasi empirik, masalah indera bukan masalah pikiran
n  Pengertian sebagai istilah berarti suatu metode / teknik yang diciptakanuntuk meneliti ketepatan penilaian.

Fallacies : 

Kekeliruan adalah sikap yang ditunjukan atau pernyataan yang dibuat oleh seseorang saat sikap atau pernyataan tersebut memiliki alasan yang tidak benar. Kekeliruan juga sering disebut salah dimana istilah ini merujuk dalam konsep dalam hukum, etika dan ilmu pengetahuan.

Ada beberapa jenis kekeliruan umum :
Ad hominem dimana yang diserang adalah orangnya dan bukan mengarah pada masalah.
Mengindahkan pernyataan dimana alasan yang diberikan tidak memiliki hubungan dengan masalah yang di diskusikan.
Nonsequiter dimana kesimpulan yang diambil (bantahan) tidak berdasarkan premis.

Patrick J. Hurley.  (2012).  A Concise Introduction to Logic 11th Edition.  Wadsworth Publishing.  .   ISBN: 9780840034175. 

Rabu, 22 Oktober 2014

SOSOK ZUNIANTO

"Membesarkan Posong dari Nol"
Sabtu, 18 Oktober 2014
Zunianto

13 tahun berkarier dalam bidang perhotelan, meninggalkan karier demi Posong salah satu kawasan pedesaan di Jawa Tengah.
Pria kelahiran Temanggung 14 Juli 1979 terpikat oleh pesona posong salah satu objek wisata yang menampilkan pemandangan matahari terbit diantara 7 gunung.
Semua itu bermula dari kebiasaan pulang dini hari saat bekerja di hotel, dia tercengang melihat pemandangan indah dari kawasan posong.
Di dorong rasa keingintahuannya dia mencoba menelusuri jalan dan lokasi terbaik untuk menikmati keindahan pemandangan kemudian mengabadikannya dengan kamera.
Hasil jepretannya dipajang di lobi dan seketika itu menarik perhatian tamu hotel untuk datang berkunjung.
Hanya saja masih ada kendala untuk mencapai tujuan objek wisata tersebut; jalan sempit dan tidak ada toilet.
Karena minat wisatawan ke Posong cukup besar, maka dia bersama teman-teman mengelolanya saat dibentuk banyak yang bergabung tapi hanya sedikit yang bertahan.
Kelompok Jogoreso yang terbentuk kemudian membuat proposal permohonan untuk dana pembangunan Posong,
dana itu digunakan untuk membangun sarana pendukung seperti; toilet, area parkir da perbaikan akses jalan.
Kemudian proposal itu disetujui oleh pemerintah setempat dan mengalokasikan dana untuk pengembangan Posong.
Untuk pengembangan akan ada fasilitas area kamping, kamera, teropong, sarana perkantoran, penambahan kamar mandi serta kegiatan promosi.
Akhirnya pemerintah setempat menetapkan kawasan Posong sebagai badan usaha milik desa. Usaha nya semakin berkembang dan pendapatan yang didapat semakin besar,
dan tentu saja memerlukan tambahan karyawan. Maka Zunianto melatih dan memotivasi untuk mempeljari semuanya dari nol, berbekal sari pengalamannya melayani tamu hotel.
Kawasan Posong dan area sekitarnya sering juga dijadikan sebagai kegiatan outbond, karyawan pun diajari beragam permainan.
Kemahirannya dalam mengelola permainan yang ada dipelajari secara autodidak dari buku, video, dan internet.
Bagi Zunianto, "Kemampuan warga melihat potensi alam di sekitarnya perlu diasah, dengan begitu tidak hanya roda ekonomi yang berkembang tapi juga menyelamatkan alam;
terutama potensi tanaman kopi dan tembakau"
Madeline Jessica (1801442350) 

Kamis, 16 Oktober 2014

SOSOK KADARUSMAN

"Peneliti Ikan Pelangi Asli Papua"
Senin, 13 Oktober 2014
Kadarusman

Summary:
Kadarusman peneliti ikan endemik Papua sekaligus dosen politeknik kelautan, pria kelahiran 23 September 1979 ini telah berhasil mendomestikasi 22 populasi ikan hias,
mencetak 350 DNA barcode molekuler dan mendonasikan teori baru radrasi ikan pelangi genus melanotaenia awalnya berasal dari daerah Papua bukan Australia.
Bahkan Politeknik kelautan yang berada di kawasan timur itu memiliki keunggulan program riset internasional.
Orang asing banyak yang mencintai ikan khas Indonesia, menurutnya ikan pelangi menjadi ikan hias yang bernilai ekonomi tinggi.
Potensi harga ikan pelangi yang berwarna-warni berukuran 12cm bisa mencapai 20-30 euro per-ekor.
Ikan Pelangi menjadi inspirasi baginya sekaligus tantangan untuk mengembangkan penelitian; karena ikan pelangi belum terjamah secara ilmiah,
selain itu hidup di air tawar yang banyak di papua.

Ekspedisi yang dilakukan tidaklah sebentar, harus melewati banyak rintangan sampai harus bertaruh nyawa dan tersesat
ditambah lagi membutuhkan dana yang besar; tapi mereka berhasil melewatinya.

  • Ekspedisi 2007: di Raja Ampat
  • Ekspedisi 2008: di Manokwari
  • Ekspedisi 2009: teluk Cendrawasih, Raja Ampat bagian selatan.
  • Ekspedisi 2010: di Kaimana

Ekspedisi kemudian terus berlanjut dan bekerjasama dengan beberapa negara, biarpun kampusnya minim fasilitas tapi dia tetap semangat.
Tekad dan semangat nya sangat kuat sehingga dia membuat peluang untuk mahasiswa Indonesia megembangkan potensi yang dimiliki;
dengan mendukung mendapatkan beasiswa riset sampai membuka jaringan kerjasama tingkat Internasional.
Kadarusman meyakini, "keanekaragaman hayati Indonesia harus digali oleh peneliti Indonesia"

Madeline Jessica (1801442350)

Rabu, 08 Oktober 2014

SOSOK DAVID CHIANG

"Kembali ke Dunia Persilatan"
Selasa, 07 Oktober 2014
David Chiang

Summary:
Pendekar Hongkong atau biasa dikenal dengan aktor kungfu, film yang dibintanginya berhasil dipopulerkan di kawasan Asia Tenggara bahkan berhasil digemari seluruh kalangan terutama penonton muda.
David Chiang lahir di Sozhou, Tiongkok pada tanggal 29 Juni 1947, kini usianya sudah lebih dari setengah abad.
Menurutnya, "Dunia Persilatan" juga mengenal perputaran kehidupan dari era 1970 sebagai era kejayaan nya, tapi banyak bintang terkenal yang mulai meredup dan datang bintang yang lebih bersinar,
akan tetapi David Chiang masih eksis dalam dinamika perfilman Hongkong. Tetapi dia juga menyadari masa kadaluarsa dan harus memikirkan alternatif peran seiring perubahan usianya.
Suhu (guru) nya menasehati agar tidak mengubah karakter, sekali menjadi hero harus jadi jagoan selamanya.
David Chiang aktor laga yang membintangi 137 film dan 30 serial TV ternyata belum pernah berguru kungfu secara mendalam jadi hanya gerakan kungfu movie saja dan masih perlu banyak belajar.
Dulu sewaktu casting pertama, David Chiang teken kontrak menjadi aktor pendukung film The Dead End (1969) tapi beberapa waktu kemudian sebagai pemeran utama film The Wondering Swordsman (1970)
Film-film yang ditayangkan di Celestical Classic Movies merupakan masa kejayaan di masa lalu. Baginya tak mengenal istilah kembali ke masa lalu tapi selalu melihat kedepan.

Aktor terbaik Festival Film Asia itu mengatakan "Tidak butuh keberuntungan tapi saya lebih percaya kepada kerja keras. Bukan hanya kerja keras tapi kita juga harus mencintai pekerjaan yang kita tekuni."

(Madeline Jessica 1801442350)